Workshop Peningkatan Kualitas Pendidikan Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi

Main Article Content

Upik Yelianti Amelia Dwi Fitri Mulawarman Mulawarman Zulfanetty Zulfanetty

Abstract

Desa Nyogan terletak di Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi dengan jarak sekitar 50 km dari Pusat Kota Propinsi Jambi dan sekitar 30 km dari ibu kota Kecamatan Mestong. Di desa Nyogan ini terdapat satu Sekolah Dasar yang terletak di dusun Sugandi yaitu SD Negeri 238/IX yang memiliki 7 ruang dengan rincian, yaitu: 1 ruang kepala Sekolah dan 1 ruang guru. Hasil observasi dan wawancara dengan guru yang mengajar di SD Negeri 238/IX dusun Sugandi Desa Nyogan diperoleh informasi bahwa pada umumnya siswanya berasal dari Suku Anak Dalam (SAD) yang memiliki motivasi dalam belajar sangat rendah dan malas untuk belajar, terkadang meninggalkan bangku sekolah karena pergi ikut bersama orang tuanya bekerja ke kota. Melalui kegiatan PPM ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar pada jenjang pendidikan sekolah dasar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Nyogan ini telah dilakukan dengan menggunakan metode PAR (Partisipasi Aktif responden) dengan melibatkan langsung siswa dan guru serta kepala sekolah. Kegiatan PPM ini dilakukan dalam 4 tahapan, yaitu: 1) Pemberian motivasi tentang pentingnya pendidikan formal dan nonformal, 2) Workshop mengenai Pembuatan Media Pembelajaran bagi guru-guru SD N 238/IX Sugandi Desa Nyogan, 3) Menerapkan media  pembelajaran dalam pembelajaran sains, 4) Monitoring dan evaluasi kegiatan PPM yang telah dilakukan.


Hasil dari kegiatan PPM ini sangat dirasakan oleh pihak sekolah (siswa dan guru). Hal ini terlihat dari antusiasnya mereka dalam mengikuti kegiatan ini. Kegiatan di sekolah diawali dengan pemaparan materi tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan siswa di masa mendatang. Selanjutnya siswa guru diberikan materi workshop pembuatan media pembelajaran sain, antara lain: media sistem pencernaan pada manusia, sistem pernafasan, sistem indra penglihatan dan indera pendengaran secara berkelompok. Kemudian media gambar tersebut dipanjang dan dinilai bersama-sama siswa dan guru. Di samping itu, tim PPM memberikan materi dengan menggunakan media yang sudah dibuat sebelumnya. Kegiatan PPM berikutnya juga menyertakan masyarakat umum  dalam pendidikan informal dengan materi: Pentingnya menjaga Kesehatan Reproduksi pada Wanita. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga yang pada umumnya usia produktif.  Kegiatan ini bersamaan dengan tim dosen dari Fakultas Kedokteran, yang dilanjutkan dengan tes papsmear.


Berdasarkan wawancara dengan salah seorang guru yang mengajar di SD N 238 Dusun Sugandi Desa Nyogan diperoleh informasi bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat di sekolah tersebut khususnya dan di desa Nyogan umumnya memberikan manfaat langsung yang dirasakan baik oleh guru dan kepala sekolah maupun dari pihak siswa. Hal ini terlihat dari sikap mereka yang sangat antusias dalam mengikuti materi yang diberikan dan terlibat langsung bersama siswa dalam membuat media pembelajaran. Media hasil kerja guru dan siswa dipajang di dinding kelas kemudian kita nilai secara bersama-sama. Penilaian seperti ini memberikan pengalaman dalam menilai hasil kerja sendiri dan hasil kerja kelompok lain. Pihak sekolah sangat mengharapkan kegiatan PPM ini seperti dapat dilanjutkan pada masa yang akan datang. 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
YELIANTI, Upik et al. Workshop Peningkatan Kualitas Pendidikan Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 118-131, june 2020. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/JPM/article/view/2178>. Date accessed: 20 jan. 2021.
Section
Articles