PERAN BAHASA DALAM HEGEMONI POLITIK, SOSIAL, DAN BUDAYA

  • Walfajri Walfajri walfajri77@yahoo.com

Abstract


Bahasa adalah sebuah simbol universal yang digunakan oleh manusia untuk mengekspresikan dan mengemukakan benda-benda, fenomena, fakta, pemikiran dan perasaannya.Meskipun demikian, bahasa bukanlah sistem sisbol yang bebas nilai dan tidak ada hubunganya dengan dunia di luar bahasa itu sendiri, sebagaimana anggapan kaum strukturalis. Sebaliknya, bahasa adalah dunia yang penuh makna. Makna itu sendiri dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep, pemikiran, atau ide yang diberikan oleh penulis, pembaca atau pembicara dalam bentuk linguistik seperti kata, kalimat, atau wacana yang diciptakan oleh pengguna bahasa tersebut.Sehingga, makna kata tersebut sangat subjektif. Di samping itu, bahasa merupakan produk budaya dan kejadian social yang kompleks yang berkaitan dengan sejarah dan proses sosial dimana bahasa itu dibuat.Oleh karena itu, bahasa selalu hadir dalam seluruh dimensi kehidupan manusia: politik, social, dan budaya yang penuh dengan berbabagai ketertarikan dalam perjuangan hegemoni diantara penguasa dan menguasai. Lebih lanjut, dengan dukungan media masa, bahasa memainkan peran yang sangat penting sebagai instrumen yang efektif untuk membangun dan meemelihara hegemoni politik, social, dan budaya.


 


The language is a universal symbol used by a human to express and present objects, phenomena, facts, his thought and feeling. Nevertheless, the language is not just a free-value (objective) system of symbol which does not relate to another world out of the language itself, as the assumption of structuralists. On the contrary, the language is a meaningful world. The meaning itself can be defined as a concept, thought or idea given by a writer, a reader, or a speaker to the linguistic forms such as words, sentences, or discourses that are created according to the language user. So, the meaning of word is very subjective. Besides, the language is a product of culture and a complex social event that relates to the history and social process where the language is produced. So, the language always presents in all dimensions of human life: politic, social, and culture that are full of interests in a struggle of hegemony between the dominant and the dominated. Furthermore, with the support of mass media, the language plays a very vital role as an effective instrument to build and maintain the political, social, and cultural hegemony.


Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, Novel, “Bahasa, Komunikasi, dan Perlawanan Terhadap Hegemoni Negara”, dalam http://groups.yahoo.com/group/ambon/message/3732. Diakses Tanggal 5 Maret 2012.
Anshori, Dadang S., Hegemoni dan Dominasi Bahasa Pejabat Dalam Media Massa Pasca Orde Baru: Analisis Wacana Kritis Tentang Idiom Politik di Indonesia, Makalah disajikan dalam Seminar dan Lokakarya Nasional, diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia SPS UPI, 30 Agustus 2008.
Barnes, Melanie, Bahasa dan Politik: Wacana Poiltik dan Plesetan, Laporan Penelitian Australian Consortium for In-Country Indonesian Students (ACICIS) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang, September 2004.
Bilfagih, Taufik, “Media dan Hegemoni”, dalam http://buntu-grup.blogspot.com. Diakses Tanggal 5 Maret 2012.
Hadi, Abdul, “Peran Bahasa Inggris Terhadap Keseimbangan Budaya Global”, dalam http://www.pk-sejahtera.us/kastra/?p=17. Diakses Tanggal 6 Maret 2012.
Hidayah, Alfina, “Global Pop Culture: Sebuah Proses Globalisasi atau Hegemoni Sosial-Budaya”, dalam http://suarapembaca.detik.com. Diakses Tanggal 6 Maret 2012.
Rahardjo, Mudjia, “Bahasa dan Kekuasaan”, dalam http://mudjiarahardjo.com. Diakses Tanggal 4 Maret 2012.
--------------, “Bahasa, Pemikiran dan Peradaban (Telaah Filsafat Pengetahuan dan Sosiolinguistik)”, dalam http://mudjiarahardjo.com. Diakses Tanggal 4 Maret 2012.
--------------, “Bahasa, Media, dan Kuasa: Fenomenologi Hegemoni Politik di Abad Informasi”, http://mudjiarahardjo.blogspot.com. Diakses Tanggal 4 Maret 2012.
--------------, Hermeneutika Gadamerian: Kuasa Bahasa Dalam Wacana Politik Gusdur, Malang: UIN-Malang Press, 2007.
--------------, Relung-Relung Bahasa: Bahasa Dalam Wacana Politik Indonesia Kontemporer, Aditya Media, 2002.
Rusdiarti, Suma Riella, “Bahasa, Kapital Simbolik, dan Pertarungan Kekuasaan: Tinjauan Filsafat Sosial Pierre Bourdieu”, dalam http://www.lontar.ui.ac.id. Diakses Tanggal 6 Maret 2012.
Published
2011-03-11
How to Cite
WALFAJRI, Walfajri. PERAN BAHASA DALAM HEGEMONI POLITIK, SOSIAL, DAN BUDAYA. Akademika : Jurnal Pemikiran Islam, [S.l.], v. 16, n. 1, p. 49-66, mar. 2011. ISSN 2356-2420. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/akademika/article/view/168>. Date accessed: 25 oct. 2021.