REKONSTRUKSI DAN REPOSISI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA BERBASIS PENDEKATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

  • Achmad Asrori Institut Agama Islam Negeri Raden Inten Lampung

Abstract

Tulisan ini berusaha menjelaskan keadaan nyata pendidikan Islam di Indonesia baik di Madrasah maupun di sekolah pada umumnya. Pendidikan Islam masih jauh dari harapan ideal kita. Pendidikan Islam yang terjadi di Indonesia masih belum sepenuhnya menerapkan ajaran Islam tentang menghargai perbedaan dalam bingkai pluralisme multikulturalisme. Masih banyak dijumpai sekolah-sekolah atau madrasah-madrasah yang masih mengjarkan truth claim atau klaim kebenaran yang sejatinya hal tersebut tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun. Kiranya peneliti merasa gelisah terhadap pendidikan Islam di Indonesia yang seperti itu apalagi sekarang sedang menghadapi berbagai tantangan globalisasi baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, politik, pendidikan, dan hukum.  Peneliti menggunakan studi pustaka dalam  penelitiannya sehingga diperoleh wawasan tentang model pendidikan Islam yang cocok diterapkan di Indonesia dengan basis pendekatan pendidikan multikultural. Teori-teori yang digunakan adalah teori tentang pendidikan, pendidikan Islam, pluralisme, dan teori tentang multikulturalisme. Teori-teori tersebut digunakan untuk memberikan gambaran rekontruksi dan reposisi pendidikan Islam di Indonesia berbasis pendekatan pendidikan Multikultural
 


This writing investigates the real condition of Islamic education in Indonesia both in Islamic school, madrasah, and in general school. Islamic education is still far from what it should be. Current practices of Islamic education in Indonesia has not yet reflected tolerance toward pluralism, and multiculturalism. Many schools and madrasa have been introducing ‘truth claim’ which it is against the spirit of any religion. This study was a literature study which focused on the multicultural-based Islamic education model appropriate for Indonesian context. Relevant theories on education, Islamic education, pluralism, and multiculturalism were used as the basis to reconstruct and reframe the position of the multicultural-based Islamic education in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, 2001. Pluralitas Agama: Kerukunan dalam Beragama, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas)
Ali, Multi. 1998. Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Bandung: Mizan)
Arif, Mahmud. 2008. Pendidikan Islam Transformatif, (Yogyakarta: Lkis)
Baidhawi, Zakiyudin (ed), 2005. Reinvensi Islam Multikultural (Surakarta: PSB PS UMS)
Brown, B, L., Applying Constructivism in Covational and Career Education. Information Series No. 378. Colombus: ERIC Clearinghouse on Adult, Career, and Covational Education, Center on Education and Training for Employement, College of Education, The Ohio State University, 1998.
Burhanuddin. 1993. The Leadership Roles of a Principal in Improving School Effectiveness. Thesis, (South Australia: School Education, The Flinders University)
Clifford, M., and Wilson, M., “ Contextual Teaching, Professional Learning, and Student Experiences : Lessons Learned From Implementation.” Educational Brief No. 2 (Madison : Center on Education and Work, University of Wisconsin-Madison, december 2000)
Dirjen Pendidik an Islam, “Kebijakan Departemen Agama RI dalam Pembinaan dan Peningkatan Mutu Madrasah”. Makalah disampaikan pada rapat koordinasi pengembangan kurilum madrasah, tanggal 14-16 November 2007, di Cisarua Bogor.
Dirkx, J. M.; and Haston, L., 1999. “Context in the Xontextualized Curriculum : Adult life world as unitary or Multoplistic ? “In Proceeding of the 18th Annual Midwest Research to Practice Conference in Adult, Continuing and Community Education, edited by A. Austin, G.E. Nynes, and R.T. Miller, (St. Louis : university of Missoury at St. Louis)
Dow, I.I., & Oakely, 1992. W.F. School Effectivencess and Leadhership. Alberta Journal of Educational Research. 38, (1) : 33-45.
Edmonds, R., 1979. “Some schools work and More Can”, Social Policy, 9 (2)
Hamid Hasan, S. 2009. “Pendekatan Multikultural Untuk Penyempurnaan Kurikulum Nasional”, dalam Muhammad Tang, dkk, Pendidikan Multikultural: Telaah Pemikiran dan Implementasinya dalam pembelajaran PAI, (Yogyakarta: Idea Press)
Hopkins, D., & Wideen, M. 1984. Alternative Perspectives on School Inprovement, (London and Newa York : The Falmer Press)
Ismail, Faisal. 2016. “Pendidikan Agama dalam Era Pluralisme” dalam Mundzirin Yusuf, dkk (Yogyakarta: POKJA Akademik UIN Sunan Kalijaga)
John Hick, 1990. “A Philosophy of Religious Pluralism”, dalam Paul Badham (ed), A John Bick Reader, (London: Macmillan)
Khisbiyah, Yayah, 2000. dkk, Mencari Pendidikan Yang Menghargai Pluralisme dalam Membangun Masa Depan Anak-anak Kita, (Yogyakarta: Kanisius)
Ki Supriyoko, “Pendidikan Masyarakat Multikultural”, Kompas, 26 Januari 2004, h.4
Lickona, Thomas, 1991. Educating for Character How Our Schools Can Teach Respect And Resposibilty. (New York: Bantam Books)
Maksum, Ali. 2011. Pluralisme dan Multikulturalisme: Paradigma Baru Pendidikan Islam di Indonesia, (Malang: Aditya Media Publishing)
Malik Fadjar, A. “Strategi Pengembangan Pendidikan Islam dalam Era Globalisai”. Makalah disampaikan sebagai Keynote Adress dalam seminar on Islam and The Challenges of Global Education in the New Millenium, The HUM Alumni Chaptes of Indonesia di Pekan baru, tanggal 26 Januari 2003.
Molan, Benyamin. 2009. “Mengelola Konflik dan Resolusi Konflik”, dalam Andre Ata Ujan, dkk , Multikulturalisme: Belajar Hidup Bersama, (Jakarta: PT Indeks)
Muhaimin, 2008. Pengembangan Kurikulum dan pembelajaran (Upaya Reaktualisasi pendidikan Islam). (Malang : Lembaga Konsultasi dan Pengembangan pendidikan Islam (LKP2-1)
Muhaimin, 2006. Nuansa Baru Pendidikan Islam Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan. (Jakarta: Raja Grafindo Persada)
Muhaimin, Suti’ah, Sugeng Listyo P, 2008. Manajemen pendidikan Aplikasinya dalam Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah/Madrasah. (Jakarta: Prenada)
Munawar Rachman, Budhy. 2001. Islam Pluralis, (Jakarta: Paramadina)
Naim dan Achmad Sauqi, Ngainun. 2008. Pendidikan Multikultural Konsep dan Aplikasi. (Yogyakarta: Ar Ruzz Media)
Nizar, Samsul 2001. Pengantar Dasar-dasar Pemikiran Pendidikan Islam, (Jakarta: Gaya Media Pratama)
Nurgiantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi, Yogyakarta : Gajah Mada University Press, 1995), p.282. Dalam kaitannya dengan Islamic Studies, baca Muhammad Arkoun, Al-Fikr Al-Islami Naqd wa Ijitihad. Terjemahan dan Komentas Hashim Salih. (London : Al-Saqi, 1990)
Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 2 Ayat (1)
Rahman, Fazlur. 1982. Islam and Modernity : Transformation of an Intellectual Tradition. (Chihago & London: The University of Chicago Press)
Schuon, Fritjhof, 1987. Mencari Titik Temu Agama-agama, (Jakarta: Pustaka Firdaus)
Sergiovanni, T, J. 1987. The Principalship : A Reflective Practice Perspective, (Boston : Alyyn and Bacon, Inc)
Sihab, Alwi. 2001. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama, (Bandung: Mizan)
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat (1)
Y. Sari Jatmiko dan A. Feri T. Indarto, 2006. Pendidikan Multikultural yang Berkeadilan Sosial, (Yogyakarta: Dinamika Edukasi Dasar)
Zada, Hamami. “Agama dan Etnis: Tantangan Pluralisme di Indonesia” dalam sururin dan Maria Ulfa (ed), Nilai-nilai Pluralisme dalam Islam (Jakarta: Nuansa-Fatayat NU Ford Foundation, 2006), h.184
Zainudin, M. 2010. Pluralisme Agama: Pergulatan Dialogis Islam-Kristen di Indonesia, (Malang: UIN Maliki Press)
Zakiyuddin Baidhawy, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural, (Jakarta: Erlangga, 2007), h.74
Zebiri, 1987. Muslim and Christians, Face to Face, (Oxford: Oneworld Kate)
Published
2016-04-17
How to Cite
ASRORI, Achmad. REKONSTRUKSI DAN REPOSISI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA BERBASIS PENDEKATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL. Akademika : Jurnal Pemikiran Islam (online), [S.l.], v. 21, n. 1, p. 133-152, apr. 2016. ISSN 2356-2420. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/akademika/article/view/460>. Date accessed: 18 oct. 2021.