Dampak Pinjaman Bank Thithil pada Ekonomi Rumah Tangga W

  • Faruq Ahmad Futaqi iain Ponorogo
  • Liana Dewi Susanti

Abstract

Pinjaman sistem rentenir harian (bank thithil) sangat berkembang pesat di masyarakat. Pinjaman ini diminati oleh masyarakat karena kemudahannya. Sekaligus nilai pinjaman yang tidak besar secara nominal rupiah. Ratusan ribu sampai dengan maksimal dua juta rupiah. Namun, pinjaman ini mengandung bunga yang tinggi dan destruktif. Utamanya bagi ekonomi rumah tangga kecil. W adalah seorang wanita guru salah satu korban rentenir harian. Dia memiliki 39 pinjaman rente bank thithil harian. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana W pada akhirnya menjadi korban pinjaman bank thithil dan bagaimana pinjaman bank thithil merusak ekonomi rumah tangga W dengan cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa W berhubungan dengan bank thithil karena penghasilan menurun dan bermaksud menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus sesekali untuk mengangsur pinjamannya ke Bank. Rusaknya ekonomi rumah tangga W karena pinjamannya di bank thithil tidak bisa dihentikan, dan malah berkembang serta memicu hutang dimana-mana.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Puspita, Erna, and Dian Kusumaningtyas. ―Manajemen Laba: Laba Pada Pedagang Tradisional Dengan Sudut Pandang Fenomenologi.‖ Jurnal Majalah Ekonomi23, no. 2 (2018): 228–9. https://doi.org/10.36226/jrmb.v4i1.257
Published
2022-06-20
How to Cite
FUTAQI, Faruq Ahmad; SUSANTI, Liana Dewi. Dampak Pinjaman Bank Thithil pada Ekonomi Rumah Tangga W. SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak, [S.l.], v. 4, n. 01, p. 131-142, june 2022. ISSN 2716-2230. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/jsga/article/view/5082>. Date accessed: 09 dec. 2022. doi: https://doi.org/10.32332/jsga.v4i01.5082.