Tinjauan Qira'ah Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Maqashid Syariah Dalam Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian
DOI:
https://doi.org/10.32332/ek0nhr69Keywords:
Qira’ah Mubadalah, Maqashid Sharia, Children's Rights, DivorceAbstract
Abstract: This study aims to examine the practice of fulfilling children's rights after divorce in Kerandon Village, Talun District, Cirebon Regency, through the perspectives of Qira’ah Mubadalah by Faqihuddin Abdul Kodir and Maqashid Sharia. The research focuses on three main questions: (1) how children's rights are fulfilled at the local level following a divorce, (2) how the values of reciprocity (mubadalah) are applied in post-divorce parental relationships, and (3) how the principles of maqashid sharia are reflected in the fulfillment of children’s rights. This study uses a descriptive qualitative method with a normative-sociological approach. Data were collected through interviews with five divorced families with children, as well as through observation and document study. Data analysis follows the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the fulfillment of children's rights after divorce is significantly influenced by social, economic, and relational factors between the parents. In some cases, the principles of Qira’ah Mubadalah, such as mutual consultation (musyawarah) and consent (taradhin), are internalized through productive and collaborative communication between parents. However, there are also instances where the failure to fulfill children’s rights stems from broken communication and the negligence of one parent. From the maqashid sharia perspective, some families continue to uphold the principles of protecting religion (hifz al-din), life (hifz al-nafs), intellect (hifz al-‘aql), lineage (hifz al-nasl), and wealth (hifz al-mal) of the child, albeit under limitations. This study highlights the importance of a reciprocity-based and maqashid-oriented approach in designing post-divorce child protection policies and practices.
Keywords: Qira’ah Mubadalah, Maqashid Sharia, Children's Rights, Divorce
References
Akram, Muhammad, Muh Idris, and Finsa Adhi Pratama. “Dampak Perceraian Di Luar Pengadilan Terhadap Anak Perspektif Hifz Al-Nasl (Suatu Penelitian Di Kota Kendari).” KALOSARA: Family Law Review 2, no. 2 (2023): 121–137.
Andini, Mutiara Nefa, Aqilla Nada Henandi, and Asep Suherman. “Pengaruh Hak Asasi Manusia Terhadap Kesejahteraan Anak Yang Mengalami Dampak Dari Perceraian.” Jurnal Prisma Hukum 8, no. 10 (2024).
Al Mustaqim, Dede. “Peran Perempuan Sebagai Pencari Nafkah Keluarga Perspektif Qira’ah Mubadalah Dan Maqashid Syariah.” SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak 6, no. 01 (2024): 114–132.
Hayat, Aay Siti Raohatul. “Impelementasi Pemeliharaan Jiwa (Hifz Al-Nafs) Pada Pengasuhan Anak Berbasis Keluarga.” FOKUS Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan 5, no. 2 (2020): 151.
Indah, Feni Sagita, Kairuddin Karim, and Lia Trizza Firgita Adhilia. “Pemenuhan Hak-Hak Anak Pasca Perceraian.” Jurnal Litigasi Amsir 11, no. 1 (2023): 1–13.
Kodir, Faqihuddin Abdul. Qira’ah Mubadalah. Ircisod, 2019.
Kusmardani, Alex, and Abdulah Safe’i. “Faktor-Faktor Penyebab Perceraian Dalam Perspektif Hukum Keluarga Antar Mazhab Islam Dan Realita Sosial.” JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan 3, no. 3 (2022): 176–194.
Lily, Astina, Waspada Waspada, and Juliati Juliati. “Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Asuh Anak Berdasarkan Putusan No. 359/PDT. G/2022/PA. MKS.” Clavia 22, no. 1 (2024): 39–50.
Muizzudin, Ahmad Haris, and M Willian Anwar. “Tinjauan Yuridis Relevansi Pasal 41 Huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam Tentang Hak Asuh Anak Pasca Perceraian.” Al-Akmal: Jurnal Studi Islam 2, no. 3 (2023): 50–62.
Nurdin, Abidin, Bustami Usman, Fauzan Samad, and Makmunzir Mukhtar. “Tujuan Hukum Islam Untuk Kemaslahatan Manusia: Penerapan Kaidah Fiqhiyah Dalam Bidang Ekonomi Dan Hukum Keluarga.” El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga 5, no. 1 (2022): 41–55.
Nurdin, Mochamad. “Pemenuhan Hak-Hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua Di Kecamatan Cikembar.” As-Sakinah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 1 (2023): 1–15.
Nurhasnah, Nurhasnah. “Peluang Dan Tantangan Pemenuhan Hak Perempuan Pasca Cerai Gugat Di Pengadilan Agama.” USRATY: Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (2024): 78–88.
Paryadi, Paryadi. “Maqashid Syariah: Definisi Dan Pendapat Para Ulama.” Cross-border 4, no. 2 (2021): 201–216.
Pitriani, Pitriani, and Syamsul Bahri. “Pemenuhan Hak Nafkah Anak Pasca Perceraian Menurut Undang-Undang Perkawinan Dan Hukum Adat.” Jurnal sosial dan sains 5, no. 1 (2025): 65–82.
Purwadi, Wira, and Arpin Arpin. “Penyebab Dan Solusi Cerai Gugat Di Pengadilan Agama Gorontalo.” Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law 1, no. 2 (2021): 91–104.
Rachman, Muhamad Nur Rifaldi, Nirwan Junus, and Julius T Mandjo. “Akibat Hukum Tidak Terlaksananya Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Orang Tua Di Pengadilan Agama Gorontalo.” Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2, no. 1 (2024): 321–344.
Salpina, Salpina, Maisura Maisura, and Aminah Aminah. “Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak Dan Kaitannya Dengan Tugas Manusia Sebagai Khalifah.” Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5, no. 1 (2024): 148–155.
Statistik, Badan Pusat. “Nikah Dan Cerai Menurut Provinsi (Kejadian).” BPS. Last modified 2025. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah-dan-cerai-menurut-provinsi--kejadian---2024.html?year=2024.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2021.
Sukadi, Imam. “Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dibawah Umur Akibat Perkawinan Dini Perspektif Maqashid Syariah.” EGALITA: Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender 19, no. 2 (2024): 97–114.
Sumariati, Sumariati, Zainul Fuad, and Sukiati Sukiati. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pada Masa Covid-19 Di Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang (Analisis Maqashid Syariah Dan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak).” Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial 10, no. 02 (2022): 685–706.
Suteki, Galang Taufani. Metodologi Penelitian Hukum (Filsafat, Teori Dan Praktik). Depok: PT Radja Grafindo Persada, 2018.
Ulya, Nanda Himmatul. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual Perspektif Negara Dan Maqashid Syariah.” Journal of Islamic Law and Family Studies 4, no. 1 (2021): 1–21.
Yahya, Ryan Nugraha, and Delvina Dhara Carissa. “Tinjauan Yuridis Pasal 20 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Terhadap Kesejahteraan Anak.” Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2, no. 3 (2024): 342–353.
Yunita, Melani Apri, Mufida Rachamah, Shendy Winati, Yolanda Nepika Putri, Muannif Ridwan, and Agung Setiabudi. “Maqasit Al-Syari’ah Dan Hak Asasi Manusia (Implementasi Hak Asasi Manusia Dalam Pemikiran Islam).” AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum 2, no. 2 (2024): 49–64.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dede Al Mustaqim, Nazula Alfirahmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




