Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Melalui Pengolahan Makanan Tradisional Kerupuk Dapros Di Desa Gunung Rejo

Authors

  • Linda Septiyana institut Agama Islam Negeri Metro
  • Nizaruddin Nizaruddin Institut Agama Islam Negeri Metro
  • Nur Indah Rahmawati Institut Agama Islam Negeri Metro
  • Singgih Rudi Atma Institut Agama Islam Negeri Metro
  • Anggraini Silvia Putri Institut Agama Islam Negeri Metro
  • Nisa Astuti Institut Agama Islam Negeri Metro

DOI:

https://doi.org/10.32332/d.v2i1.1979

Keywords:

ekonomi kreatif, makanan tradisional, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Ekonomi kreatif juga dapat dikatakan sebagai penciptaan nilai tambah yang berbasis ide yang lahir dari kreativitas sumber daya manusia dan berbasis pemanfaatan ilmu pengetahuan, termasuk warisan budaya dan teknologi. Desa Gunung Rejo, Dusun Kali Pasir memiliki pelaku usaha yang masih minim, rata-rata penduduk di sana hanya mengandalkan petani sebagai mata pencahariannya. Tujuan dari Pengabdian ini adalah mendampingi masyarakat di Desa Gunung Rejo dalam pengolahan makanan tradisional Kerupuk Dapros sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat. Pelaksanaan Pengabdian ini menggunakan metode ESD (Education for Sustainable Development). ESD adalah metode pembelajaran untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, yaitu jenis pembelajaran yang memberikan kesadaran jiwa wirausaha yang inovatif fan kreatif.  Program yang dilakukan meliputi: 1) Penyuluhan untuk meningkatkan jiwa wirausaha, 2) Pelatihan mengolah makanan tradisonal Kerupuk Dapros, 3) Pelatihan packaging/labeling sehingga kemasan menjadi lebih menarik dan memasarkan produk. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat desa Gunung Rejo berjiwa wirausaha yang mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

08-06-2020

How to Cite

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Melalui Pengolahan Makanan Tradisional Kerupuk Dapros Di Desa Gunung Rejo. (2020). DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 105-117. https://doi.org/10.32332/d.v2i1.1979

Most read articles by the same author(s)