Mitigasi Fatherless Epidemic melalui Participatory Action Research (PAR) di Desa Gading, Probolinggo

Authors

  • Nining Winarsih Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo (UNZAH)
  • Welfarina Hammer Hammer Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung image/svg+xml
  • Ahmed Ismail International University of East Africa image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.32332/kfb4fw13

Abstract

Indonesia tengah menghadapi krisis senyap yang berdampak jangka panjang terhadap ketahanan keluarga dan kualitas generasi penerus, yakni meningkatnya fenomena fatherless epidemic atau ketidakhadiran figur ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun psikologis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memitigasi dampak sosial dan psikologis dari fatherless epidemic melalui pendekatan berbasis partisipasi aktif masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan 30 orang tua dan tokoh masyarakat Desa Gading, Kabupaten Probolinggo, dalam empat siklus kegiatan selama tiga bulan yang mencakup identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, dan evaluasi bersama. Data dianalisis secara kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, serta tiga sesi diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menggali persepsi dan praktik masyarakat terkait peran ayah. Peningkatan kesadaran dan keterlibatan ayah diukur melalui perbandingan hasil pre–post kuesioner sederhana, lembar refleksi partisipan, serta indikator kehadiran ayah dalam kegiatan keluarga dan forum desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran kolektif mengenai pentingnya kehadiran ayah, lahirnya forum diskusi keluarga, serta terbentuknya jejaring komunitas peduli ayah dan anak. Program ini merekomendasikan integrasi isu fatherless dalam kebijakan pembangunan keluarga di tingkat desa serta perlunya dukungan lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pengasuhan yang inklusif dan berkeadilan gender.

 

Kata kunci:  fatherless epidemic; family resilience; participatory action research (PAR)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al adawiyah, Rabiah, and Nita Priyanti, ‘Pengaruh Peran Ayah Terhadap Adaptasi Sosial Pada Anak Usia Dini Di Yayasan Nurmala Hati Jakarta Timur’, As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6 (2021), 165–78 https://doi.org/10.32678/assibyan.v6i2.9848

Annastia Suarna, Annisa. Et,al. (2025).The Fatherless Phenomenon: Building Self-Concept With Interpersonal Communication. Greenation International Journal of Law and Socil Sciences. https://doi.org/10.38035/gijlss.v3i2

Bago, A., Lumapow, H., & Hartati, M. (2024). Forgiveness pada Pria dan Wanita Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless di Kota Tomohon. Psikopedia, 5(1), 59–64. https://doi.org/10.53682/pj.v5i1.8647

Bennett, Marlyn. “A Review of the Literature on the Benefits and Drawbacks of Participatory Action Research.” First Peoples Child & Family Review 14, no. 1 (2020): 109–22. https://doi.org/10.7202/1071290.

Cornish, Flora, Nancy Breton, Ulises Moreno-Tabarez, Jenna Delgado, Mohi Rua, Ama de-Graft Aikins, and Darrin Hodgetts. “Participatory Action Research.” Nature Reviews Methods Primers 3, no. 1 (2023). https://doi.org/10.1038/s43586-023-00214-1.

Ellis, James Elbert Jr., "The Epidemic of Fatherlessness: Implications for Ethical Development and Mental Health" (2025). Doctoral Dissertations and Projects. 6917.

https://digitalcommons.liberty.edu/doctoral/6917

Erzad, A. M. (2018). Peran orang tua dalam mendidik anak sejak dini di lingkungan keluarga. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(2), 414. https://doi.org/10.21043/thufula.v5i2.3483

Fatmah, N. (2025). Gender bias and the fatherless phenomenon: Qur’an-based holistic guidance for children’s behavioral development. Jurnal Anifa: Studi Gender Dan Anak, 6(2), 72-87. https://doi.org/10.32505/anifa.v6i2.12681

Hafiyah, Hidayatul. 2024. Perkembangan Sosial Anak dan Pengaruhnya Bagi Pendidikan : Ditinjau dari Kemampuan Emosional Anak Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaaan Dan Agama Vol.2, No.2 April 2024 e-ISSN: 2985-5217; p-ISSN: 2985-5209, Hal 21-28 DOI: https://doi.org/10.59024/jipa.v2i2.652

Hamzah, N. (2020). Pengembangan sosial anak usia dini. IAIN Pontianak Press. Hardiningrum, A., & Firdaus. (2020). Peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan sosial anak. Early Childhood : Jurnal Pendidikan, 4(2), 11–19.

Hanipah, N., Yuliyanto, A., Amanaturrakhmah, I., Agustin, D. R., Sa’diyah, S. R., & Asyifa. (2025). Efforts to increase fatherless students' learning motivation through a learning approach based on psychosocial support in primary schools. The 7th International Conference on Elementary Education, 7(1), 590-601.

Husna, A., & Suryana, D. (2021). Analisis pola asuh demokratis orang tua dan implikasinya pada perkembangan sosial anak di desa koto iman kabupaten kerinci. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 10128–10140.

Jumiati, J. (2025). Fatherless but Not Broken: Psychological Outcomes and Resilience Pathways in Children Without Fathers. The Journal of Quixotic Narrative and Critical Review, 1(1), 50–61. Retrieved from https://journal.institutre.org/index.php/jqncr/article/view/249

Karisa, N. N. (2022). Peran orang tua dalam menanamkan rasa percaya diri pada anak usia dini melalui metode bercakap-cakap di asa Pandpemi covid-19 (Vol. 19). Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Manurung, Kosma, ‘Menelisik Kontribusi Ayah Dalam Mengajarkan Kemandirian Pada Anak’, EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 3 (2022), 61–77 https://doi.org/10.47530/edulead.v3i1.95

Nihayati, Dini Arifah, ‘Upaya Pemenuhan Hak Anak Melalui Pencegahan Fatherless’, Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5 (2023), 31 https://doi.org/10.24235/equalita.v5i1.13258

Risnawati, Erna, Fatma Nuraqmarina, and Laila Meiliyandrie Indah Wardani, ‘Peran Father Involvement Terhadap Self Esteem Remaja’, Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 8 (2021), 143–52 https://doi.org/10.15575/psy.v8i1.5652

Salsa Cantika Aster Budiani, Ratnaningrum Z.D, and Fatihatul Lailiyah, ‘Peran Empati Di Keluarga Fatherless Pada Anak Usia Dewasa Awal’, SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains Dan Ilmu Komunikasi, 2 (2024), 73–83 https://doi.org/10.59841/saber.v2i4.1688

Saripudin, Aip, ‘Analisis Tumbuh Kembang Anak Ditinjau Dari Aspek Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini’, Equalita: Jurnal Pusat Studi Gender Dan Anak, 1 (2019), 114 https://doi.org/10.24235/equalita.v1i1.5161

Sukma Jaya, & Faridi. (2026). Addressing The Fatherless Challenge Through Pai: Integration Of Values Of Love, Compassion, And Noble Character. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 8(1), 25~33. https://doi.org/10.56338/ijhess.v8i1.9125

Supriadi, E. R., Syahputra, A. W., & Ali, U. (2024). Hubungan Fatherless Terhadap Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Emosional Remaja Kristen GPdI Wilayah I Kota Kupang : Studi Kuantitatif The Relationship between Fatherlessness and Spiritual Intelligence and Emotional Intelligence of GPdI Christian Adoles. 5(2), 84–103. https://doi.org/10.25278/jitpk.v5i2.978

Syafiqoh, I, and Y K S Pranoto, ‘Peran Keterlibatan Ayah Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini’, Prosiding Seminar Nasional …, 2022, 518–23 https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snpasca/article/view/1521

Downloads

Published

03-03-2026

How to Cite

Mitigasi Fatherless Epidemic melalui Participatory Action Research (PAR) di Desa Gading, Probolinggo. (2026). DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 378-388. https://doi.org/10.32332/kfb4fw13

Most read articles by the same author(s)