The Internalization of Pancasila Values in Developing Gender Justice Awareness among Indonesian Youth: A Conceptual Study
DOI:
https://doi.org/10.32332/10.32332/jsga.v8i01.13765Keywords:
Justice, Equality, Gender, Pancasila Values, Young GenerationAbstract
The rise in cases of violence, discrimination, and gender inequality in Indonesia indicates that the awareness of gender justice still faces various challenges, particularly among the younger generation. As a group that plays a vital role in social development, the younger generation needs a foundation of values that can foster respect for equality and justice. This study aims to analyze the role of the internalization of Pancasila values in enhancing awareness of gender justice among the younger generation in Indonesia. The study employs a qualitative approach using descriptive methods through a literature review of various academic sources, policy documents, and gender-related statistical data. The data were analyzed qualitatively by examining the relationship between Pancasila values and the principles of gender justice. The results indicate that the state of gender equality in Indonesia by 2025 will show positive progress, marked by a decline in the Gender Inequality Index. The values of a just and civilized humanity, along with social justice for all Indonesians, contribute to fostering attitudes of mutual respect, appreciation for diversity, and rejection of gender-based discrimination. This study concludes that the internalization of the values of Pancasila is a crucial strategy for strengthening awareness of gender justice and fostering the development of an inclusive, just, and equality-oriented character among the younger generation.
[Meningkatnya kasus kekerasan, diskriminasi, dan ketidaksetaraan gender di Indonesia menunjukkan bahwa kesadaran mengenai keadilan gender masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di kalangan generasi muda. Sebagai kelompok yang berperan penting dalam pembangunan sosial, generasi muda memerlukan landasan nilai yang mampu mendorong penghormatan terhadap kesetaraan dan keadilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam meningkatkan kesadaran keadilan gender pada generasi muda di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber akademik, dokumen kebijakan, dan data statistik terkait gender. Data dianalisis secara kualitatif dengan menelaah keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dan prinsip keadilan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesetaraan gender di Indonesia pada tahun 2025 mengalami perkembangan positif yang ditandai dengan penurunan Indeks Ketimpangan Gender. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia berkontribusi dalam membentuk sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menolak diskriminasi berbasis gender. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai Pancasila merupakan strategi penting dalam memperkuat kesadaran keadilan gender dan mendorong terbentuknya karakter generasi muda yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kesetaraan].
References
Achadi, M. W., & Fithriyana, N. L. (2020). Integration of Pancasila values in student books of Islamic religious education and character at high school level. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 161–178.
Daradjat, Z. (1991). Ilmu jiwa agama (Cet. XIII). Bulan Bintang.
Dewi Maharani, & Yusuf, M. (2020). Implementasi prinsip-prinsip muamalah dalam transaksi ekonomi: Alternatif mewujudkan aktivitas ekonomi halal. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 3(2), 131–144.
Frohmader, C., & Ortoleva, S. (2014). The sexual and reproductive rights of women and girls with disabilities. ICPD Beyond, 1, 1–10.
Judiasih, S. D., et al. (2020). Effort to eradicate child marriage practices in Indonesia. Journal of International Women’s Studies, 21(6), 139–147.
Karyono, H., Sukmariningsih, R. M., Isharyanto, J. E., & Jatmiko, A. (2023). Pancasila ideology as the basis for building the character of the younger generation in Indonesia. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 12(5), 251–260. https://doi.org/10.36941/ajis-2023-0148
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Kesetaraan perempuan dan laki-laki. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/15362/Kesetaraan-Perempuan-dan-Laki-Laki.html
Kumala Sari, I. D. (2024). Konsep keadilan dan kesetaraan gender dalam politik Indonesia: Perspektif hukum positif dan hukum Islam. Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, 1(1), 145–162.
Maba, A. P. (2017). Peran kesendirian dan kecemasan sosial terhadap keinginan untuk konseling siswa (Skripsi sarjana). Institut Agama Islam Negeri Metro.
Madung, O. G., & Mere, W. S. (2021). Constructing modern Indonesia based on Pancasila in dialogue with the political concepts underlying the idea of human rights. Journal of Southeast Asian Human Rights, 5(1), 136–160. https://doi.org/10.19184/jseahr.v5i1.20258
Munafiah. (2010). Pengintegrasian nilai-nilai keadilan dan kesetaraan gender dalam pembelajaran Al-Qur’an-Hadis kelas XI di MAN Demak tahun 2009/2010 (Skripsi sarjana). IAIN Walisongo Semarang.
Muzakkir. (2015). Generasi muda dan tantangan abad modern serta tanggung jawab pembinaannya. Jurnal Al-Ta’dib, 8(2), 1–15.
Nurhadiyanto. (2014). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam upaya membentuk pelajar anti narkoba. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(2), 44–54.
Pardi, I. W. (2025). Menguatkan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda sebagai upaya untuk menangkal radikalisme dan depancasilaisasi. Jurnal Sangkala, 4(2), 1–15.
Poerwadarminta, W. J. S. (1976). Kamus umum bahasa Indonesia (Cet. V). Balai Pustaka.
Siahaan, M. (2025). The universality of human dignity and human rights: An Indonesian experience. In New perspectives on human dignity in Asia: Cross-cultural interpretations and dialogue. Springer.
Silfiah, R. I., & Humiati. (2023). The relevance of gender mainstreaming in Indonesia to women’s rights in Islamic law. Lampung Journal of International Law, 5(1), 45–58.
Suhra, S. (2013). Kesetaraan gender dalam perspektif Al-Qur’an dan implikasinya terhadap hukum Islam. Jurnal Al-Ulum, 13(2), 373–394.
Sulistyowati, Y. (2020). Kesetaraan gender dalam lingkup pendidikan dan tata sosial. Indonesian Journal of Gender Studies (IJOUGS), 1(2), 1–14.
Sumar, W. T. (2015). Implementasi kesetaraan gender dalam bidang pendidikan. Jurnal Musawa, 7(1), 158–172.
Tilaar, H. A. R. (1994). Tinjauan pedagogis mengenai pemuda: Suatu pendekatan ekosferis. In T. Abdullah (Ed.), Pemuda dan perubahan sosial (pp. 25–26). LP3ES.
Umar, U., Hendra, H., & Yusoof, M. H. B. (2019). Building children’s character: Ethnographic study of Maja Labo Dahu culture at Bima community. SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak, 4(2), 182–201. https://doi.org/10.25217/ji.v4i2.582
Wu, R., & Cheng, X. (2016). Gender equality in the workplace: The effect of gender equality on productivity growth among the Chilean manufactures. The Journal of Developing Areas, 50(1), 257–271.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilma Halimatus Sadiah, Dadang Sundawa, Rika Sartika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



