Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengelolaan Website Desa Terpadu sebagai Media Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Ranah Singkuang

Authors

  • Nur Kholis Poltekkes Kemenkes Riau, Indonesia
  • Dewi Septiana Poltekkes Kemenkes Riau, Indonesia
  • M. Nufus Rahmatullah Poltekkes Kemenkes Riau, Indonesia
  • Novita Herawati Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Indonesia
  • Joni Pratama Politeknik Sriwijaya Palembang, Indonesia
  • Falinda Oktariani Poltekkes Kemenkes Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32332/dedikasi.v8i1.11492

Abstract

Desa Ranah Singkuang merupakan desa terpencil di Kabupaten Kampar yang menghadapi tantangan kompleks dalam optimalisasi peran Karang Taruna serta penyebaran informasi kesehatan, keagamaan, dan hukum guna mendukung upaya pencegahan stunting. Keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, dan minimnya partisipasi organisasi kepemudaan menjadi kendala utama dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Karang Taruna melalui pengembangan website desa terpadu sebagai media edukasi yang mengintegrasikan informasi kesehatan, keagamaan, dan peraturan perundang-undangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan survei, observasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, simulasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada Februari hingga November 2025 di Desa Ranah Singkuang, Kabupaten Kampar, dengan melibatkan 20 anggota Karang Taruna sebagai mitra utama. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh indikator capaian berhasil terpenuhi dan bahkan melampaui target yang ditetapkan. Sebanyak 65% peserta mampu memahami pengelolaan website desa terpadu, melampaui target awal sebesar 50%. Selain itu, telah terwujud website desa terpadu yang dapat diakses melalui https://ranahsingkuang.id/ serta tersusunnya 15 artikel edukatif tentang pencegahan stunting yang terdiri atas 5 artikel kesehatan, 5 artikel keagamaan, dan 5 artikel peraturan perundang-undangan. Website desa terpadu terbukti menjadi media informasi berbasis teknologi yang efektif dalam mendukung diseminasi edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas Karang Taruna di bidang teknologi informasi, mengaktifkan kembali peran organisasi kepemudaan sebagai motor penggerak pembangunan desa, serta mendorong percepatan transformasi desa menuju konsep Smart Village.

Kata kunci: website desa; pencegahan stunting; pemberdayaan karang taruna; smart village; literasi digital 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

10-01-2026

How to Cite

Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengelolaan Website Desa Terpadu sebagai Media Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Ranah Singkuang. (2026). DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 263-277. https://doi.org/10.32332/dedikasi.v8i1.11492