Beyond Physical Abuse: Dampak Pengungkitan Pengorbanan Orang Tua Dan Kekerasan Verbal Terhadap Kesehatan Mental Anak

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32332/hbr9tn94

Keywords:

Emotional Abuse; Kekerasan Verbal; Pengungkitan Pengorbanan Orang Tua; Kesehatan Mental Anak; Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Kekerasan terhadap anak di lingkungan keluarga sering dipahami secara sempit sebagai kekerasan fisik yang meninggalkan bekas kasat mata, padahal kata-kata yang mengungkit pengorbanan orang tua dan kekerasan verbal turut berpotensi merusak kesehatan mental anak meski tidak meninggalkan luka fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pengungkitan pengorbanan orang tua dan kekerasan verbal sebagai bentuk emotional abuse terhadap kesehatan mental anak usia dini di TKIT Al-Umm. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal, data dihimpun melalui wawancara mendalam dengan anak yang menjadi korban dan dianalisis menggunakan model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa anak yang menjadi subjek penelitian mengalami perasaan tidak berharga, tidak memiliki rumah sebagai ruang yang nyaman dan aman, enggan berada di rumah, serta kekurangan ekspresi afeksi berupa pelukan, pujian, dan panggilan sayang dari orang tuanya. Kontribusi penelitian ini terletak pada dokumentasi empiris kasus emotional abuse berbasis pengungkitan pengorbanan orang tua, sebuah bentuk kekerasan verbal yang selama ini jarang dikaji secara terpisah dari kekerasan verbal pada umumnya, sekaligus memperkuat urgensi deteksi dini emotional abuse pada jenjang pendidikan anak usia dini melalui sudut pandang anak sebagai pihak yang mengalaminya secara langsung.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Bunga, B. N., Kale, S., Maure, M. S., & Bali, E. N. (2022). Kekerasan Verbal Orang Tua dan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini di Kelurahan Mutiara, Kabupaten Alor, NTT. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5923–5932. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3226

Juliana, I. (2024). Bahaya Verbal Abuse terhadap Perkembangan Mental dan Kepercayaan Diri Anak. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 4(4), 116–126. https://doi.org/10.55606/cendekia.v4i4.3294

Khairunnisa. (2021). The Effect of Toxic Parents on Character in Childhood in TKIT Al-Umm. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 6(1), 27–36. https://doi.org/10.51529/ijiece.v6i1.230

Manurung, I., & Siregar, M. F. Z. (2024). Bahasa Cinta sebagai Landasan Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini. ANTHOR: Education and Learning Journal, 3(3), 10–16. https://doi.org/10.31004/anthor.v3i3.306

Marizal, M., Tendiyanto, T., Trianto, S. P., & Dariyah H., S. P. (2026). Dampak Love Toxic Parenting terhadap Hak Pendidikan Anak: Suatu Tinjauan Maqasid Syariah. JATISWARA, 41(1). https://doi.org/10.29303/jtsw.v41i1.1292

Rahayu, F. (2024). Peran Keluarga dan Sekolah dalam Membangun Kesehatan Mental Anak. Jurnal Sublimapsi, 5(1), 165. https://doi.org/10.36709/sublimapsi.v5i1.46507

Rofiah, C. (2022). Analisis Data Kualitatif: Manual atau dengan Aplikasi? Develop, 6(1).

Sary, Y. N. E. (2023). Fenomena Kekerasan Psikologis pada Anak Usia Dini dalam Keluarga. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 76–84. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3831

Published

2024-12-25