Digital Overstimulation Pada Anak Usia Dini: Dampaknya Terhadap Atensi, Regulasi Emosi, Dan Perilaku
DOI:
https://doi.org/10.32332/m71p8d43Keywords:
Digital Overstimulation, Atensi Anak Usia Dini, Regulasi Emosi, Perilaku Anak, Screen TimeAbstract
Paparan konten digital berdurasi pendek dan berganti cepat kerap dianggap sebagai stimulasi yang wajar bahkan bermanfaat bagi anak usia dini, padahal intensitas dan kecepatan paparan tersebut berpotensi menimbulkan overstimulasi yang mengganggu kemampuan dasar anak dalam memusatkan perhatian, mengelola emosi, dan berperilaku sesuai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digital overstimulation terhadap atensi, regulasi emosi, dan perilaku anak usia dini melalui tinjauan literatur naratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan naratif (narrative review), data dihimpun dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021 hingga 2026 dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan sintesis tematik naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan konten digital berkecepatan tinggi berkaitan dengan penurunan rentang atensi anak, peningkatan perilaku emosional seperti tantrum dan impulsivitas sebagai indikator regulasi emosi yang terganggu, serta perubahan perilaku berupa ketergantungan pada stimulasi instan dan menurunnya toleransi terhadap aktivitas yang membutuhkan kesabaran. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka analisis tiga dimensi, yaitu atensi, regulasi emosi, dan perilaku, yang mengintegrasikan temuan-temuan yang selama ini tersebar dan dibahas secara terpisah pada masing-masing dimensi, sekaligus menawarkan peta dampak yang lebih utuh bagi pendidik anak usia dini dalam merancang respons pedagogis terhadap digital overstimulation.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Kerai, S., Almas, A., Guhn, M., Forer, B., & Oberle, E. (2022). Screen Time and Developmental Health: Results from an Early Childhood Study in Canada. BMC Public Health, 22, Article 1834. https://doi.org/10.1186/s12889-022-12701-3
Liu, W., Wu, X., Huang, K., Yan, S., Ma, L., Cao, H., Gan, H., & Tao, F. (2021). Early Childhood Screen Time as a Predictor of Emotional and Behavioral Problems in Children at 4 Years: A Birth Cohort Study in China. Environmental Health and Preventive Medicine, 26, Article 3. https://doi.org/10.1186/s12199-020-00926-w
McLaughlin, K., Bunting, L., Connolly, P., Winter, K., Flewitt, R., El Gemayel, S., Arnott, L., Dalziell, A., Gillen, J., Goodall, J., Liu, M.-C., Savadova, S., & Timmins, S. (2026). Parental Attitudes and Digital Parenting in the Early Years: Development and Validation of the PADTS Scale. Child: Care, Health and Development. https://doi.org/10.1111/cch.70199
Nihaya, F., Rahmawati, A., & Nurjanah, N. E. (2024). Dampak Penggunaan Gadget pada Perilaku Sosial Anak Usia 5–6 Tahun. Jurnal Kumara Cendekia, 12(1), 85–93. https://doi.org/10.20961/kc.v12i1.65867
Nisa, K., Ismaiyah, N., & Azizah, N. (2026). Overstimulasi Digital pada Anak Usia Dini: Analisis Pola Parenting, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Interaksi Sosial dalam Kajian Literatur. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 8(1), 287–297. https://doi.org/10.30587/jieec.v8i1.11688
Nugraha, A. (2024). Literature Review: Dampak Teknologi Digital terhadap Regulasi Emosi Anak Usia Dini. Jurnal Kumarottama, 4(1), 50–62.
Nuraini, F., & Wardhani, J. D. (2023). Hubungan Durasi Bermain Gadget dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2245–2256. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4198
Oflu, A., Tezol, O., Yalcin, S., Yildiz, D., Caylan, N., Ozdemir, D. F., Cicek, S., & Nergiz, M. E. (2021). Excessive Screen Time Is Associated with Emotional Lability in Preschool Children. Archivos Argentinos de Pediatría, 119(2), 106–113. https://doi.org/10.5546/aap.2021.eng.106
Siahaan, M. (2022). Pengaruh Durasi Paparan Video Pendek terhadap Rentang Perhatian Anak Prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 145–156.
Susanti, E. (2022). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4–6 Tahun. International Journal of Islamic Guidance and Counseling (IJIGAEd), 2(2), 70–82.
Susilowati, E., & Wahyuningsih, D. (2026). Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Kemampuan Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini (Studi Kasus pada KB Mekar Abadi Desa Dadapan). Alayya: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 33–44. https://doi.org/10.51311/alayya.v6i1.1427
Wulandari, H., & Fauziah, J. (2024). Pengaruh Waktu Penggunaan Layar (Screentime) terhadap Perkembangan Sosial-Emosional pada Anak Usia Dini: Menelusuri Dampak Era Digital. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(16), 407–412. https://doi.org/10.5281/zenodo.13763752
Khoirurrijal, K., Khotijah, Arifin, A., Susilawati, A., & Wulandari, N. (2019). Interpretasi Makna (Prosedur Penerjemahan Arab–Indonesia). Idea Press.
Nathasi. (2017, July 6). Jelang Musim Haji 2017, Arab Saudi Capai Suhu Ekstrem. Gomuslim. https://gomuslim.co.id/read/news/2017/07/06/4587/jelang-musim-haji-2017-arab-saudi-capai-suhu-ekstrem.html
Taufiq, M. A. (2018). Al-Arabiyah Li Bi’tsah Al-Hajj Al-Indunisiyah (Bahasa Arab untuk Petugas Haji Indonesia). JDS. http://digilib.uinsby.ac.id/32375/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Khairunnisa Ulfadhilah, Idah Maulidah, Mimin Muthoharoh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License







