Kampung Pancasila, Manifestasi Teo-Demokrasi Pada Kehidupan Sosial Beragama Di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember
DOI:
https://doi.org/10.32332/riayah.v10i2.11309Keywords:
Kampung Pancasila, Teo-Demokrasi, SidomulyoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami bagaimana nilai-nilai Pancasila dimaknai, dipersepsi, dan diekspresikan dalam kehidupan sosial beragama masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, yang mendeklarasikan diri sebagai “Kampung Pancasila.” Kajian ini menggunakan kerangka Teo-Demokrasi untuk menelaah keterpaduan antara dimensi ketuhanan (teosentris) dan kemanusiaan (antroposentris) dalam praktik sosial masyarakat multikultural. Lima prinsip utama Teo-Demokrasi, yaitu al-Musawah (kesetaraan), al-‘Adalah (keadilan), As-Syūrā (musyawarah), al-Hurriyah (kebebasan), dan Riqabatul Ummah (pengawasan rakyat), digunakan sebagai landasan analitis untuk menjelaskan manifestasi nilai-nilai Pancasila dalam relasi sosial beragama di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman hidup (lived experiences), pemahaman, serta ekspresi masyarakat dalam menjalani kehidupan sosial beragama. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen desa, dengan pemilihan subjek penelitian dilakukan secara purposive berdasarkan relevansinya dengan fokus kajian. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi diaktualisasikan secara nyata dalam kehidupan sosial beragama masyarakat Desa Sidomulyo. Praktik toleransi lintas agama, partisipasi musyawarah, keadilan sosial, kebebasan beragama, serta keterbukaan terhadap pengawasan masyarakat berjalan secara harmonis dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Temuan ini menegaskan bahwa Teo-Demokrasi Afifuddin Muhajir relevan sebagai pendekatan analitis untuk membaca praktik keberagamaan masyarakat multikultural, sekaligus menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai nilai hidup (living values) yang menopang kohesi sosial dan demokrasi di tingkat lokal.
Downloads
References
Anwar, K. 2021. Pancasila village, multicultural education and moderation of diversity in Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 42, 221–234. https://doi.org/10.31538/nzh.v4i2.1238
As’ad Said Ali, n.d. Negara Pancasila Jalan Kemaslahatan Berbangsa, 2010th ed. LP3ES, Jakarta.
Chia, P. S., Lontoh, F. O., Wibowo, D. A., & Juanda, J. 2024. Does Pancasila support religious pluralism in Indonesia in the postmodern era. Didaskalia, 22, 1–15. https://doi.org/10.33856/didaskalia.v2i2.118
Doni Sandika, November, 2024.
Dukcapil.Kemendagri.Go.Id, n.d. Rilis Data Kependudukan I 2024: Potret Demografi Dan Implikasinya Bagi Pembangunan Nasional,”.
Hamka, 1992. Tafsir al-Azhar. Pustaka Panjimas, Jakarta.
Hidayatulloh, T., & Saumantri, T. 2025. The harmony of Islam and Pancasila in religious discourse in Indonesia. Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati, 31, 36–50. https://doi.org/10.24235/sejati.v3i1.36
Islamy, A. 2024. Moderasi beragama dalam ideologi Pancasila. POROS Onim: Jurnal Sosial Keagamaan, 31, 50–63. https://doi.org/10.53491/porosonim.v3i1.333
Jember, H.& U.T.U., 2022. Universitas Jember Dampingi Desa Sidomulyo Jadi Desa Digital dan Kampung Pancasila – Universitas Jember.
Kamiluddin, November, 2024.
Media Center Sidomulyo, 2022a. Profil dan Potensi Desa Sidomulyo 2022 - Deswita Sidomulyo [WWW Document]. URL https://deswitasidomulyo.com/profil-desa-sidomulyo-2022/ (accessed 11.27.24).
Media Center Sidomulyo, n.d. Pemerintah Desa Sidomulyo Laksanakan Musdes Perdes Desa Devisa untuk Kesejahteraan Petani.
Media Center Sidomulyo, n.d. Potret Toleransi dan Kerukunan Masyarakat Sidomulyo Sebagai “Kampung Pancasila”
Media Center Sidomulyo, n.d. Rapat Koordinasi Bulanan Desa Sidomulyo: Sinergi Membangun Desa yang Lebih Baik - Deswita Sidomulyo
Muhajir, A., 2017. Fiqih Tata Negara. IRCiSoD, Yogyakarta.
Muhammad Lutfi, November, 2024.
Muhammad, 2025. additional contextual reference Afkar 2025. Religious pluralism in Indonesia: A critical analysis of Indonesian Muslim interpretations. Afkar: Jurnal Akidah dan Pemikiran Islam, 271, 341–382. https://doi.org/10.22452/afkar.vol27no1.9
Muhkam, M. F., & Badaruddin, S. 2021. Religious pluralism in the framework of Pancasila ideology. Al-Bayyinah, 52, 1–13. https://doi.org/10.35673/al-bayyinah.v5i2.1718
Naufal, M. A., & Ryshakti, A. 2025. Pancasila sebagai ideologi bangsa dalam perspektif Islam. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 14, 555–568. https://doi.org/10.59246/aladalah.v1i4.555
Nur Afifah Fauziatiningrum, Fitri Nafiatus Saidah, 2023. Gambaran Toleransi Beragama Terhadap Nilai-Nilai Budaya Lokal Masyarakat Desa Pancasila Kabupaten Gresik. Aksara 1.
Nur Cholifah, Suwarno Widodo, Titik Haryati, Nugroho Dwi Saputro, 2023. Pendampingan Pengelolaan Kampung Pancasila Berbasis IT | Cholifah | E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. E-Dimas 14.
Nurdianzah, E., Azizah, N., Rahmawati, R., & Munib, A. 2025. Pancasila as state ideology and pillar of religious harmony in Indonesian society. Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, 132, 1201–1218. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v13i2.1201
Pertiwi, Z. N., & Rahmadani, D. F. 2025. The dynamics of religious moderation in the prevention of religious conflict in multicultural communities: A case study of Pakelan Village, Pancasila Village, Kediri City. International Journal of Religion and Social Community, 12, 3417–3431. https://doi.org/10.30762/ijoresco.v1i2.3417
Quraish Shihab, 2004. Tafsir Al-Mishbah, Pesan, kesan dan keserasian. lentera hati, jakarta.
Setyawan, M. D., Dewi, R. S., & Bahrudin, F. A. 2024. The role of Pancasila and citizenship education in the multicultural life of students in schools. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 72, 127–137. https://doi.org/10.23887/jpmu.v7i2.80353
Shalih bin Ghanim As Sadlan, 1999. Al-Qawa’id al-Fiqhiyyah al-Kubra Ma Tafarra’a ‘Anha. Dar Balansiyah, Riyadh.
Sugiyono, 2022. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Wandani, A.R., Dewi, D.A., 2021. Penerapan Pancasila Sebagai Dasar Kehidupan Bermasyarakat. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1, 34–39. https://doi.org/10.56393/decive.v1i2.225
Widarto, November, 2024.
Yunas, N.S., Susanti, A., Izana, N.N., 2023. Kampung Pancasila dan Upaya Membangun Ketahanan Ideologi Pancasila di Era Society 5.0 (Studi Kampung Pancasila Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang). Journal of Civics and Moral Studies 8, 10–20. https://doi.org/10.26740/jcms.v8n1.p10-20
Yusdiyanto, Y., 2016. Makna Filosofis Nilai-nilai Sila Keempat Pancasila dalam Sistem Demokrasi di Indonesia. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 10. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v10no2.623
Zakir, F., 2019. Rekonstruksi Konsep Ketatanegaraan Islam Terhadap Sistem Pemerintahan Demokrasi Presidensial Di Indonesia. Ensiklopedia of Journal 1. https://doi.org/10.33559/eoj.v1i2.87





