Pola Pendidikan Karakter Pada Masa Pandemi di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu

  • Mochamad Lutfan Sofa UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu
  • Ahmad Bahrudin Azis UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu
  • Asiyah Asiyah UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan di tengah-tengah masyarakat yang berada paling depan dalam mencanangkan pendidikan karakter bagi peserta didik, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Penelitian tentang pendidikan karakter ini dilakukan di pondok pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan dengan tujuan untuk mengetahui nilai-nilai yang ditanamkan pada peserta didik dalam pembentukan karakter mereka serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analisis isi dnegan jenis penelitian lapangan. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di masa pandemi pada pondok pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan dilakukan di dalam kelas dan luar kelas, yaitu meliputi penanaman nilai-nilai religius, kemandirian, tawadhu, jujur, menghargai prestasi, mencintai lingkungan, peduli sosial, kreatif, gemar membaca, toleransi, bertanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, kerja keras, dan kreativitas. Untuk mewujudkan nilai-nilai karakter tersebut keteladanan pendidik sangat menentukan. Oleh karena itu, pendidik diharapkan mampu meningkatkan fungsinya dalam hal mendidik, membimbing, mengarahkan, melatih, dan memotivasi supaya para santri terbiasa berperilaku dengan nilai-nilai karakrter yang baik

References

Athaillah, Rafi'ul Akmal. dkk (2021). "Implementasi Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Pesantren Taruna Al-Qur'an Putri Yogyakarta Masa Darurat Covid-19". Eduktif: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 3, No. 4.
Ali, Mohammad Daud. dan Habibah Daud. (1995). Lembaga–Lembaga Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
An-Nahlawi, Abdurahman. (1992). Prinsip-Prinsip dan Metode Pendidikan Islam dalam Keluarga, Sekolah don Masyarakat. Bandung: CV Diponegoro.
Annisa, Miftah Nurul (2020). Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar di Zaman Serba Digital. Bintang: Jurnal Pendidikan dan Sains, Vol. 2 No. 1.
Bachri, B. S (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif".Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. 10, No. 1.
Bawani, Imam. (1993). Tradisionalisme dalam Tradisi Islam. Surabaya: al-Ikhlas.
Chairiyah. "Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan". Literasi, Vol. 4, No. 1, 2014.
Dian Popi dan Aceng Kosasih (2019). Pendidikan Karakter Religius dan Mandiri di Pesantren. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Volume 28, No. 1.
E, Mulyasa. (2011). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Ghazali, M. Bachri. (2002). Pesantren Berwawasan Lingkungan. Jakarta: Prasasti.
Gustiana (2021). “Internalisasi Nilai-Nilai Kemandirian Santri di pondok pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan”. Tesis: UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Haidar Putra Daulay. (2001). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Bandung: Cita Pustaka Media.
Hasbullah. (1999). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Judiani, Sri (2010). "Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Melalui Penguatan Pelaksanaan Kurikulum". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 16, Edisi Khusus III.
Julita, Resi. dkk (2021). "Metode Hifzil Qur’an Pondok pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Dalam Membentuk Kader Hafizh dan Hafizah". Jurnal Aghniya, Vol. 4, No. 1.
Kurniyawan, Syamsul (2013). Pendidikan Karakter, Konsepsi dan Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Yogyakarta: Arruz Media.
Kesuma, Dharma. (2012). Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik Di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munjiatun (2018). "Penguatan Pendidikan Karakter". Jurnal Kependidikan, Vol. 6 No. 2.
Omeri, Nopan (2015). "Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan". Manajer Pendidikan, Vol. 9, No. 3.
Riadi, Akhmad. (2016.) Pendidikan Karakter Di Madrasah/Sekolah. Ittihad Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan Volume 14 No.26 Oktober.
Rifki (2020). Strategi Guru dalam Menumbuhkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar". Eduktif: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 1, No. 2.
Safaruddin Yahya. (2016). Model Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Modern Al-Syaikh Abdul Wahid Kota Baubau Sulawesi Tenggara). Tesis: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Samani, Muchlas. (2011) Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Samrin (2016). "Pendidikan Karakter (Sebuah Pendekatan Nilai)" Jurnal Al-Ta'dib, Vol. 9, No. 1.
S Sulaiman, Fathiyah Hasan. (1986). Sistem pendidikan Versi al-Ghazali, Bandung: al-Ma’arif.
S. A. Siradj. (1999) “Islam kebangsaan: fiqih demokratik kaum santri”. Jakarta: Pustaka Ciganjur.
Wathoni, Kharisul (2014). “Internalisasi Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi: Studi Kasus di Jurusan Tarbiyah STAIN Ponorogo”. Didaktika Religia. Vol. 2 No. 1.
Suyitno (2021). "Kepemimpinan Inovatif dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19". Eduktif: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 3, No. 6.
Syarnubi. (2013). Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Pemikiran M. Quraish Shihab: Studi atas Tafsir Al-Misbah, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Wahid, Abdurrahman. (1995) “Pesantren sebagai Subkultur,” dalam M. Dawam Rahardjo (ed.) Pesantren dan Pembaharuan, Cet. ke-5. Jakarta: LP3ES.
Zamakhsyari Dhofier. (1984) Tradisi Pesantren, Jakarta: LP3ES.
Published
2022-06-30
How to Cite
SOFA, Mochamad Lutfan; AZIS, Ahmad Bahrudin; ASIYAH, Asiyah. Pola Pendidikan Karakter Pada Masa Pandemi di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 70-86, june 2022. ISSN 2579-325X. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/tarbawiyah/article/view/4292>. Date accessed: 15 aug. 2022. doi: https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v6i1.4292.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.