Dakwah Melawan Hoax Menuju Literasi Media

  • Eka Octalia
  • Asep Mughni

Abstract

Hadirnya informasi yang begitu pesat saat ini mampu membutakan masyarakat akan media, hal ini tentunya menuntut para pelaku dakwah untuk merubah paradigma dan prilaku masyarakat untuk melek media (literasi media). Dalam hal ini, salah satu peran dakwah adalah melawan hoax dan menjadikan masyarakat melek akan media, sehingga segala berita atau informasi yang diterima mampu difilter terlebih dahulu. Literasi media akan membawa masyarakat untuk bersikap kritis dalam menganalisa pesan serta berita yang tersebar di media massa maupun media sosial.

References

Atmodjo, Juwana Tri, (2015). “Media dan Ruang Publik”, dalam Jurnal Visi Komunikasi, 14 (2), 223-238.
Agus Ahmad Safei, (2016). Sosiologi Dakwah (Rekonsepsi, Revitalisasi dan Inovasi). Seleman: Deepublish (CV. Budi Utama).
Firmansyah, Ricky, (2017). Web Klarifikasi Berita Untuk Meminimalisir Penyebaran Berita Hoax, dalam Jurnal Informatika, 4 (2), 230-235.
Heryanto,Gun Gun; Wahyudi, Aep; Mukti, Ali; dkk. (2017). Melawan Hoax di Media Sosial dan Media Massa. Yogyakarta: Trustmedia.
Juliani, Reni, (2017). Media Sosial Ramah Sosial Versus Hoax, dalam Jurnal Attanzir, 8 (2), 136-149.
Mohch. Fakhruroji, (2017). Dakwah Di Era Media Baru (Teori dan Aktivisme Dakwah di Internet. Simbiosa Rekatama Media, Bandung.
Musthofa, (2016). Prinsip Dakwah Via Media Sosial, dalam Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 1 (1), 51-55.
Nugraha, Tisna Muhammad, (2017). Budaya Literasi Dan Pemanfaatan Sosial Media Pada Masyarakat Akademik, dalam Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam At-Turats, 11 (2), 124-132.
Pardianto, (2013). “Meneguhkan Dakwah Melalui New Media”, dalam Jurnal Komunikasi Islam, 3 (1), 22-47.
Pomounda, I. (2015). Perlindungan Hukum Bagi Korban Penipuan Melalui Media Elektronik (Suatu Pendekatan Viktimologi). dalam Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion, 3 (1), 1-9.
Purnomo, Mauridhy Heri; Sumpeno, Surya; Setiawan, Esther Irawati; Purwitasari, Diana. (2017). Biomedical Engineering Research in the Social Network Analysis Era: Stance Classification for Analysis of Hoax Medical News in Social Media, dalam Procedia Computer Science, 3-9.
Rachmaniar; Renata, Anisa, (2016). Hoax Politik Pada Media Sosial Instagram: Studi Etnografi Virtual Tentang Keberadaan Instagram dan Hoax Politik, dalam Prosiding Seminar Nasional Komunikasi Jurnal FISIP Universitas Lampung, 147-153.
Roida Pakpahan. (2017). Analisis Fenomena Hoax di Berbagai Media Sosial dan Cara Menanggulangi Hoax, dalam Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST), 479-484.
Siswoko, K. H, (2017). Kebijakan Pemerintah Menangkal Penyebaran Berita Palsu atau Hoax, dalam Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni , 1 (1), 13-19.
Wulandari, Fajrina Eka, (2017). Hate Speech Dalam Pandangan UU ITE dan Fatwa MUI, dalam Jurnal Ahkam, 5 (2), 251-271.
Published
2018-12-31
How to Cite
OCTALIA, Eka; MUGHNI, Asep. Dakwah Melawan Hoax Menuju Literasi Media. Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 373-387, dec. 2018. ISSN 2614-8439. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/ath_thariq/article/view/1289>. Date accessed: 29 nov. 2021. doi: https://doi.org/10.32332/ath_thariq.v2i2.1289.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.