Pengaruh Ijtihad dan Tajdid Ekonomi Islam Muhammadiyah

  • Dharma Setyawan

Abstract

Muhammadiyah menegaskan bahwa pintu Ijtihad dan Tajdid selalu terbuka dan tidak pernah tertutup. Ijtihad merupakan elemen yang penting yang menjadi karakter dasar Muhammadiyah sebagai gerakan modern Islam pembaharuan. Dasar Tajdid (pembaruan Islam) kemudian berkembang menjadi upaya untuk memperbaiki sistem gerakan Muhamadiyah dalam mencari solusi bagi permasalahan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan dan lainnya. Muhammadiyah yang pada awalnya bergerak sebagai gerakan sosial keagamaan terus melakukan upaya komprehensif untuk memberikan andil besar bagi kemajuan masyarakat Islam khususnya di Indonesia.


Sejalan dengan Ijtihad dan Tajdid, pemikiran Muhammadiyah sebagai gerakan sosial keagamaan menancapkan akar geraknya pada ruang ekonomi. Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Muhammadiyah memiliki fokus agenda pada pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Dawam Rahardjo (2000) mengungkapkan, Anggota yang besar dan lembaga yang banyak jumlahnya dapat dipandang sebagai modal atau sumber daya yang merupakan comparative advantage bagi pergerakan Muhammadiyah. Sumberdaya itu telah mendorong gerakan Muhammadiyah tidak saja merupakan gerakan sosial-pendidikan-keagamaan saja, tetapi juga sebagai gerakan ekonomi dan bisnis. 


Setidaknya ada dua hal yang menjadi alasan Muhammadiyah mengembangkan usaha perekonomian. Pertama, bahwa Muhammadiyah punya keyakinan untuk tetap menggarap amal usaha bidang bisnis ini karena amal usaha ini tidak kalah strategisnya dibandingkan amal usaha-amal usaha Muhammadiyah yang lain; baik itu pendidikan, rumah sakit maupun dakwah keagamaan. Kedua, bahwa Muhammadiyah punya potensi besar menggarap amal usaha ini. Dengan fakta, yaitu; banyaknya birokrat yang duduk di Pimpinan Muhammadiyah, banyaknya sumber daya manusia hasil pendidikan Muhammadiyah, banyaknya pengusaha-pengusaha besar dikalangan Muhammadiyah, banyaknya jumlah anggota Muhammadiyah. Tesis ini meneliti pengaruh Ijtihad dan Tajdid Ekonomi Islam terhadap perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Published
2013-07-11
How to Cite
SETYAWAN, Dharma. Pengaruh Ijtihad dan Tajdid Ekonomi Islam Muhammadiyah. Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, [S.l.], v. 1, n. 2, july 2013. ISSN 2355-4215. Available at: <https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/adzkiya/article/view/1052>. Date accessed: 23 jan. 2021.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.